Ini Lho Perkembangan Media Penyimpanan Musik dari Tahun Ke Tahun

Ini Lho Perkembangan Media Penyimpanan Musik dari Tahun Ke Tahun

8-TRACK CARTRIDGE (1965 – 1982)

Pita perekam magnetis pertama tersedia pada 1940, tapi ukurannya besar, rumit dan mahal. Berupaya merapikan format open-reel ke dalam catridge (untuk mengurangi kompleksitas dan kerusakan) dimulai seiring dengan penyempurnaan standar reel-to-reel. Dan pada 1956, konsorsium kuat yang terdiri dari RCA, Ford, Ampex dan Lear (beberapa di antaranya) telah menyempurnakan pita kaset 8 trek. Produk tersebut merupakan konfi gurasi pita magnetik paling sederhana dan andal hingga kini. Tapi Philips telah menyempurnakan format kaset ringkas sejak pengenalannya di 1962 dan, pada awal ’70-an, peningkatan kualitas suara dan durabilitas membuat format kaset ringkas menyingkirkan 8 trek.

BETAMAX (1975 – 2002)

Jika ada satu pelajaran yang bisa diambil dari Betamax, format ini tidak pernah meragukan konsumen. Standar perekaman video, Betamax buatan Sony yang pernah meraih 100 persen pangsa pasar hingga hadir format VHS milik JVC yang diluncurkan setahun berikutnya – dianggap sebagai format perekaman terbaik. Tapi konsumen tidak menginginkan yang ‘lebih baik’, mereka menginginkan yang lebih murah’. Sedangkan untuk format VHS yang lebih terjangkau – juga memiliki keunggulan signifi kan dibandingkan dengan Betamax dalam waktu perekaman – mulai populer. Sony menyadarinya pada 1988 saat mulai memproduksi hardware VHS, tapi terus melanjutkan produksi mesin Betamax hingga 2002 dan kaset Betamax hingga 2015.

LASERDISC (1978 – 1996)

LaserDisk memang tidak berusia panjang, tapi bisa dipuji karena telah membuka jalan bagi kesuksesan Compact Disk, DVD dan Blu-ray – konsep dan teknologinya menginspirasi format disk optikal lainnya. Dikembangkan di awal ’70-an oleh Philips dan MCA, format ini muncul tahun 1978. Pada 1980, LaserDisk dijual ke Pioneer yang menamainya sebagai LaserDick dan LaserVision Tidak ada yang meragukan kualitas superior audio dan video LaserDisc dibandingkan dengan VHS. LaserDisc memilii 440 garis horizontal dibandingkan dengan 240 garis pada VHS. Tapi yang terpenting, LaserDisc adalah format read-only tanpa fasilitas perekeman. Tak kalah penting, disc ini memiliki diameter 12 inci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *