Cara Menghilangkan Jerawat Populer Di Medsos Yang Ternyata Salah

Kehadiran jerawat memang akan sangat mengganggu penampilan anda. Selain itu, munculnya jerawat yang mengganggu ini bisa jadi berhubungan dengan masalah kesehatan lainnya di tubuh. Lalu, apa saja cara menghilangkan Jerawat yang salah?

Sebenarnya, penyebab jerawat di wajah yang paling umum adalah produksi minyak berlebih yang menyumbat pori- pori. Fungsi dari minyak ini sebenarnya adalah untuk melembabkan kulit namun bila kelebihan akan menyebabkan jerawat. Karena itu, anda harus mengetahui apa saja fakta dan juga mitos dibalik cara menghilangkan jerawat. Ini dimaksudkan agar anda mengetahui cara menghilangkan Jerawat yang populer di media sosial yang salah dan yang benar. Berikut adalah cara menghilangkan Jerawat yang salah. Siap- siap untuk terkejut!

1. Pasta Gigi untuk Mengeringkan Jerawat

pasta gigi untuk jerawat

Benarkah pasta gigi merupakan rahasia kulit cantik bebas jerawat? Atau, ini merupakan cara menghilangkan Jerawat yang salah? Faktanya, pasta gigi tidak dirancang untuk digunakan pada wajah walaupun memang bahan ini dapat mengurangi inflamasi untuk sementara waktu. Selain itu, tidak semua orang memiliki jenis kulit yang dapat menahan efek samping dari penggunaan pasta gigi. Efek samping yang dapat ditimbulkan penggunaan pasta gigi pada wajah, mulai dari menimbulkan bekas luka jerawat hingga iritasi jerawat.

Faktanya, pasta gigi dapat menimbulkan iritasi jerawat. Kandungan dalam pasta gigi dapat menarik air atau bersifat diuretik. Penggunaan pasta gigi yang berlebihan akan menyebaban timbulnya iritasi karena kulit menjadi kering. Karena itu, pasta gigi untuk jerawat dibatasi seujung kuku. Namun, apabila iritasi sudah terlanjur terjadi, gunakan cream obat penghilang jerawat yang tersedia di apotek. Obat semacam itu akan memulihkan kondisi jerawat yang teriritasi.

Selain itu, penggunaan pasta gigi untuk jerawat dapat memperparah kondisi jerawat. Terdapat berbagai macam senyawa dalam pasta gigi yang justru akan memperparah kondisi jerawat. Beberapa kandungannya, yakni mentol, hydrogen, dan alkohol. Kondisi ini terutama terjadi pada kulit sensitif.

2. Mencuci muka dan Melakukan Eksfoliasi Berlebihan

sabun untuk kulit berjerawat

Memang sangat dianjurkan untuk mencuci muka dan melakukan eksfoliasi wajah dalam rangka menghindari munculnya jerawat. Keduanya dianjurkan guna membuang sel kulit mati dan membersihkan kulit wajah yang dapat memicu munculnya jerawat. Nyatanya, mencuci muka terlalu sering berdampak kepada timbulnya jerawat karena dapat menyebabkan wajah memproduksi minyak berlebih.

Pembersih atau sabun wajah yang tadinya berguna untuk menghilangkan minyak malah akan membuat wajah memproduksi kembali sebum yang lebih banyak lagi. Selain itu, pembersih wajah yang tidak tepat akan menyebabkan wajah terlalu kering dan kehilangan kelembabanya.

Juga, mencuci muka dengan sabun yang dilakukan berkali-kali bisa menyebabkan acne detergicans. Itu merupakan kondisi dimana jerawat akan timbul akibat zat yang terkandung dalam pembersih atau sabun. Bahan kimia yang ada pada cairan pembersih wajah pun dapat membunuh bakteri-bakteri baik yang berfungsi melindungi kulit dari bakteri jahat.

Sementara itu, melakukan eksfoliasi wajah terlalu sering akan membuat bakteri menyebar di kulit wajah. Apalagi jika anda menggosoknya terlalu keras dan agresif, itu akan menimbulkan peradangan dan luka pada jerawat. Karena itu, mencuci kulit wajah cukup dilakukan hanya dua kali sehari. Mencuci muka terlalu sering adalah cara menghilangkan Jerawat yang salah.

3. Hindari Makan Cokelat dan Kacang

Faktanya, tidak ada makanan yang dapat memicu timbulnya jerawat. Jerawat kebanyakan diakibatkan faktor turunan dan hormon. Memang benar cokelat tidak ada hubungannya dengan jerawat, tapi konsumsilah dark chocolate/ cokelat hitam yang rendah susu dan gula untuk amannya.

Makanan yang mengandung karbohidrat dan gula tinggi bisa meningkatkan kadar insulin. Insulin ini dapat meningkatkan produksi hormon androgen, yakni hormone yang bisa menyebabkan kista besar di sekitar rahang yang menyakitkan. Bahkan beberapa penelitian menunjukan bahwa susu dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Namun, penelitian tersebut tidak memiliki data yang kuat.

Mengenai kacang dapat menyebabkan jerawat ternyata tidak selau benar. Kecuali jika anda memang alergi terhadap kacang. Disamping itu, tidak semua jenis kacang- kacangan dapat memicu timbulnya jerawat. Faktanya, kacang mete atau almond mengandung asam oksalat yang dapat mencegah terjadinya jerawat dan justru dapat merawat kulit.

Selain itu, kacang kedelai mengandung omega3 yang dapat menjadikan kulit tampak lebih muda, mencegah kulit kering, melawan inflamasi di tubuh, dan baik untuk kecantikan kulit. Juga, perbanyak mengonsumsi makanan rendah karbohidrat jahat, sayuran, dan buah-buahan justru dapat melawan efek peradangan termasuk jerawat.

4. Memencet Jerawat untuk Menghilangkan Jerawat

Memencet jerawat adalah satu kebiasaan yang membuat jerawat anda semakin parah. Sebab, menghilangkan jerawat bukan hanya sekedar memencet lalu mengeluarkan isi jerawat begitu saja.

Faktanya, kebiasaan memencet jerawat akan membantu penyebaran bakteri pada wajah yang akan memperparah kondisi jerawat dan memicu munculnya jerawat baru. Bakteri- bakteri yang terdapat dalam cairan yang keluar saat jerawat dipencet ini pun akan memperpanjang usia jerawat di wajah anda. Walaupun memang memiliki kepuasan tersendiri dalam memencet jerawat, tangan yang digunakan untuk memencet jerawat pun belum tentu bersih. Adanya kemungkinan kuman berpindah dari tangan ke wajah anda. Bahkan, jika hal ini dilakukan terlalu sering, kulit di sekitar wajah akan memberikan efek merah dan hitam.

Disamping itu, jerawat akan meninggalkan bekasnya di wajah berupa noda hitam. Dan, perlu anda tahu bahwa menghilangkan noda hitam di wajah jauh lebih sulit dibandingkan dengan menghilangkan jerawat.

5. Menggunakan Pelembap Memperparah Jerawat

Mitos ini memang ada benarnya. Pasalnya, anda harus lebih cermat dalam memilih jenis pelembab yang sesuai dengan tipe kulit anda. Namun, jangan sampai anda melupakan tahap skin care dasar yang pentung untuk merawat kulit wajah ini.

Pilihlah pelembap dengan bahan dasar air (water-based) bagi anda yang memiliki kulit yang berjerawat. Hal ini dikarenakan pelembab water-based tergolong ringan untuk wajah yang berjerawat.

Dan, biasanya setelah anda melakukan proses perawatan kulit wajah, anda menganggap tidak memerlukan penggunaan pelembab lagi. Padahal, obat jerawat mengandung zat yang bisa membuat kulit kering. Karena itu, penggunaan pelembab akan membantu menghidrasi kulit anda.

Faktanya, penting untuk menggunakan pelembab bagi anda yang memiliki kulit berjerawat. Itu akan membantu anda menghindari kekeringan kulit. Menghindari pelembab sama sekali adalah cara menghilangkan jerawat yang salah.

Demikianlah, ulasan cara menghilangkan Jerawat yang salah. Sebaiknya anda lebih cermat dan berhati- hati melakukan tips dan cara menghilangkan jerawat yang ada di social media. Salah- salah jerawat anda malah akan semakin parah dan bahkan meninggalkan bekas luka jerawat yang lebih sulit dihilangkan dibandingkan jerawat. Gunakan obat jerawat ampuh yang sudah terbukti ampuh, bagus dan aman dengan bukti testimonial yang banyak dan terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *